POTENSI INVESTASI PARIWISATA CURUG CIASTANA

Admin Juma't, 15/02/2019 Internal 180 hits

salah satu peluang investasi di bidang kepa riwisataan yang perlu dike tahui oleh masyarakat luas khususnya Ka bupaten Cianjur, umumnya masya rakat Indonesia dan luar negeri karena air terjun ini memiliki ke tinggian sekitar 50 meter dengan debit airnya yang deras menyuguhkan pemandangan alami sangat fenomenal dan  tidak didapatkan pada lokasi curug di tempat lainnya. Curug Ciastana merupakan air terjun dengan dua tingkatan, sehingga secara umum, Curug Ciastana dapat diklasifikasikan ke dalam air terjun tipe Multi Step/Tiered.  Tingkatan pertama Curug Ciastana memiliki kolam yang tidak terlalu besar tetapi cukup dalam. Secara keseluruhan, tingkatan pertama Curug Ciastana dapat dikalsifikasikan ke dalam tipe Block baik pada musim kemarau maupun musim hujan. Pada musim hujan, muncul klasifikasi minor yaitu tipe Cataract dan pada musim kemarau akan muncul klasifikasi minor Curtain.  Klasifikasi minor pada masing-masing musim muncul karena perubahan volume jatuhan Curug Ciastana dan debit Sungai Ciastana. Tingkatan kedua Curug Ciastana memiliki areal yang sangat sempit, bahkan cukup sulit untuk turun ke areal kolamnya. Areal tingkatan pertama Curug Ciastana dengan lahan yang datar dan luas akan nampak seperti runtuh dan membentuk bekas runtuhan yang cukup beraturan jika dilihat dari areal tingkatan kedua Curug Ciastana. Areal pada tingkatan kedua Curug Ciastana langsung berupa kolam yang cukup luas dan dalam. Jarang ditemui bongkahan batu sebagai pijakan di sekitar kolam. Bebatuan baru akan ditemui pada aliran dari kolam yang sudah membentuk sistem sungai kembali. Dari areal tingkatan kedua, akan terlihat jelas juga aliran jatuhan tingkat pertama Curug Ciastana. Tingkatan kedua Curug Ciastana memiliki klasifikasi dominan Block Waterfall. 
Pada musim hujan, muncul klasifikasi minor yaitu tipe Cataract dan pada musim kemarau akan muncul klasifikasi minor Curtain. Klasifikasi minor pada masing-masing musim muncul karena perubahan volume jatuhan Curug Ciastana dan debit Sungai Ciastana.
Penamaan Curug Ciastana itu sendiri karena tak jauh dari Curug Ciastana ini berada terdapat sebuah pemakaman warga. Astana adalah bahasa sunda yang berarti makam. Berbeda dengan Curug Citambur dan Curug Ngebul yang masih sama berada dikawasan Cianjur Selatan, Curug Ciastana ini belum dikelola secara resmi oleh pemerintah desa dan masih dikelola oleh warga setempat. Curug Ciastana masih memerlukan pengembangan sarana penunjang berupa: lahan parkir, akses masuk yang memadai dan bangunan utilitas lainnya Untuk bisa sampai ke Curug Ciastana ini hanya bisa diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua Hal itu karena letaknya yang cukup jauh dari jalan utama. Apabila menggunakan mobil, maka kendaraan harus diparkir di halaman warga sekitar.

Perjalanan dengan berjalan kaki pada awalnya masih akan melewati jalan setapak dengan medan dominan tanjakan dan turunan hingga tiba di jembatan bambu. Setelah melewati jembatan bambu, medan jalan akan terus menanjak. Jalan setapak batu tanjakan panjang terjal setelah jembatan bambu ini cukup menguras tenaga, apalagi mendekati akhir tanjakan, batu-batunya akan banyak ditutupi oleh lumut, jadi semakin licin. Curug Ciastana merupakan air terjun yang cukup aman didatangi meskipun pada musim hujan. Areal yang luas dan datar pada tingkatan pertama Curug Ciastana memang akan tertutup air, namun pengunjung tidak akan terlalu sulit untuk berjalan di sekitar areal tersebut. Ada beberapa bagian yang harus diwaspadai pada areal tingkatan pertama, yaitu saluran irigasi yang melintang dari sepanjang kolam Curug Ciastana dengan saluran irigasi.

Lokasi    :    Kp. Sinar Muda Desa Bojong Kasih Kecamatan Kadupandank
Luas Area            :    +  3 Ha
Status Tanah        :    Milik Masyarakat
Akses menuju lokasi    :    -      Dari arah Jakarta: Cianjur, Sukanagara, Kadupandak Dari arah Bandung: Ciwidey, Naringgul, Cidaun, Sindang Barang, Kadupandak
Jumlah Pengunjung    :    + 800 Orang/Bulan
Fasilitas Penunjang        :    -  Panggung Tempat Beristirahat
    
Pengelola        :    Warga Setempat

: tanpa label

HIMBAUAN

Lengkapilah kegiatan usaha anda dengan IZIN Uruslah perizinan Anda secara LANGSUNG, dan HINDARI pengurusan Izin melalui PERANTARA / CALO. Bayarlah retribusi sesuai dengan TARIF RETRIBUSI yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah.